BERANDA
MENABUNG SAHAM DAN TRADING SAHAM
MENABUNG SAHAM DAN TRADING SAHAM
(Dr. Bambang Supriyadi)
Menabung saham adalah beli saham rutin. Bisa tiap minggu, bulan, atau tahun, dan tentunya bukan trading harian. Menabung saham menurut pengamat ekonomi sangat cocok buat jangka panjang 5-10 tahun ke depan.
Keuntungan Menabung Saham :
1) Bisa ngalahin inflasi
Uang di tabungan bank 2%/tahun. Inflasi 4-5%. Kalau saham IHSG rata-rata 8-12%/tahun jangka panjang. Jadi nilai uang Bapak nggak kemakan inflasi.
2) Ada dua sumber hasil
- Capital Gain : Harga saham naik. Contoh beli BBCA 8rb, 5 tahun jadi 12rb
- Dividen : Bagi hasil perusahaan. Kayak BBCA, TLKM tiap tahun bagi dividen 2-6%. Lumayan buat "gaji/income pasif"
3) Modal kecil bisa mulai
Sekarang 1 lot = 100 lembar. Banyak saham 100rb-500rb udah bisa 1 lot. Bisa nabung 500rb/bulan juga.
4) Punya aset perusahaan beneran
Beli saham BBCA = Kita punya secuil Bank BCA. Beli UNVR = punya secuil Unilever. Perusahaan jalan terus, kita ikut kebagian.
Dipaksa disiplin
Karena nabung rutin tiap bulan. Nggak kepikiran buat jajanin. 10 tahun kebentuk aset gede.
RUGINYA / RISIKONYA :
1) Harga bisa turun dan merah
Ini paling bikin mental. Bisa -20% sampai -40% pas krisis. Contoh 2020 Covid banyak saham anjlok. Harus kuat mental "nggak dijual pas rugi".
2) Bisa rugi beneran kalau pilih perusahaan salah
Kalau perusahaannya bangkrut/tipu-tipu, saham bisa jadi 0. Makanya jangan asal beli saham gorengan.
3) Butuh waktu & ilmu dasar
Nggak bisa asal ikut kata orang "beli ini pasti naik". Harus ngerti dikit laporan keuangan, prospek bisnis. Kalau nggak, gampang panik.
4) Nggak se-liquid tabungan
Butuh 2 hari buat cairin ke rekening. Dan kalau pas butuh uang darurat harganya lagi turun, ya terpaksa rugi jual.
5) Ada biaya
Biaya beli/jual 0.1% - 0.3%. Pajak dividen 10%. Tapi kecil.
KESIMPULANNYA :
Relevan kalau kita punya dana 3-5 tahun nggak dipakai dan tidak cocok apabila butuh uang 1-2 tahun lagi. Gampang panik liat merah.
Mau belajar & nabung ruti.
Siap rugi sementara demi untung jangka panjang Maunya pasti 100% kayak deposito
Tips Mulai Aman untuk Pemula
1. Pakai uang dingin/yang tidak cepat akan dipakai → uang yang kalau hilang nggak ganggu makan
2. Mulai dari saham bluechip/indeks → BBCA, BBRI, TLKM, ASII, ICBP. Perusahaan besar, stabil
3. DCA - Dollar Cost Averaging → Beli rutin tiap bulan. Pas mahal dapat dikit, pas murah dapat banyak. Rata-rata jadi aman
4. Jangan taruh semua di 1 saham → Boleh 3-5 perusahaan beda sektor
5. Lupa-in 5 tahun → Cek 6 bulan sekali aja. Jangan tiap hari liat
Menabung saham itu kayak menanam pohon mangga, sedang trading saham kaya pedagang, beli saham hari ini 1000, besok jadi 1050 langsung dijual. Untung 50. Besok cari saham lain lagi.
Cocok buat yang: punya waktu full, suka analisa grafik, mental baja, mau aktif
Risiko: Kalau salah, 1 hari bisa ilang 10%. Stres kalau nggak untung.
MENABUNG SAHAM = JADI PEMILIK PERUSAHAAN
Kita beli saham BBCA tiap bulan 10 lot. Nggak peduli harga 8rb atau 9rb.
Tujuan: 10 tahun lagi punya 1000 lot + dapat dividen tiap tahun.
Cocok buat: karyawan, guru, doktor, yang sibuk. Mau uang kerja buat kita
Mana yang lebih bagus :
1. Pilih Trading kalau : Kita mau jadi full time, udah belajar teknikal, siap begadang, dan siap rugi. Ini kerjaan.
2. Pilih Menabung kalau : Kita sibuk kerja/ngajar, mau santai, buat masa depan, nggak mau stres. Ini investasi.
Fakta pahit : 80-90% trader rugi dalam jangka panjang. Karena kalah sama emosi & bandar.
Fakta bagus : Investor jangka panjang di saham bluechip 90% untung kalau nunggu 5-10 tahun.
Boleh gabungin nggak?
Boleh. Pakai prinsip *"80-20"*
80% uang buat Menabung Saham → buat pensiun, aman
20% uang buat Trading → buat jajan, belajar, hiburan.
Sekedar paparan dari fakta empiris
PENGUMUMAN KELULUSAN SMAN 1 CIBINONG KABUPATEN BOGOR TAHUN PELAJARAN 2025 / 2026
PENGUMUMAN KELULUSANSMAN 1 CIBINONG KABUPATEN BOGORTAHUN PELAJARAN 2025 / 2026
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Informasi terkait kelulusan akan disampaikan pada hari Senin, 04 MEI...
PEMENANG ITU BERNAMA IRAN
Dr. Bambang Supriyadi, M.Pd. (Praktisi Pendidikan) Iran memiliki sejarah yang kaya dan telah memberikan kontribusi signifikan pada...












