Kegiatan Kurikulum.

 

 

 

Kegiatan Kurikulum

 STRUKTUR KURIKULUM SMAN 1 CIBINONG TP. 2014-2015

 

      NO        MAPEL                                                              JUMLAH JAM
                        X                             XI                XII
WAJIB    MIPA     IPS WAJIB     MIPA      IPS      IPA     IPS
1  PEND AGAMA & BUDI PEKERTI 3     3     2 2
2  PPKN 2     2     2 2
3  BAHASA INDONESIA 4     4     4 4
4  BAHASA INGGRIS 2     2     4 4
5  MATEMATIKA 4 3   4 3   4 4
6  FISIKA   3     3   4  
7  KIMIA   3     3   4  
8  BIOLOGI   3     3   4  
9  SEJARAH 2   3 2   3 1 3
10  SOSIOLOGI     3     3   4
11  EKONOMI     3     3   4
12  GEOGRAFI     3     3   3
13  SENI BUDAYA 2     2     2 2
14  PENJASKES 3     3     2 2
15  TIK             2 2
16  KETERAMPILAN BAHASA             2 2
17  PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN 2     2        
18  BAHASA DAN SASTRA SUNDA* 2     2        
19  Mulok Komputer*   2 2   2 2 2 2
  JUMLAH 26 14 14 26 14 14 41 42

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Ektrakulikuler

Kegiatan Ektrakulikuler

Selamat dan Sukses 

Juara 1 Squash Tingkat Nasional a/n Asya Annisa

Juara 1 Drawing tk Nasional a/n Nurhikmah

a) Juara 1 : Padus , Bola Basket ,Modeling se jabodetabek

bertempat di SMAN 2 Depok

Juara 1 modeling a/n Asya Annisa, juara 2 Nicky,

juara favorit Venike, Juara 1 busana muslim s/n Nicky,

juara favorit Cantika

b)Juara 1lomba Debat  a/n Tiara Pancar, Ilyas dan Aletta

Disdik Kab. Bogor dan mewakili Kab Bogor ke Provinsi Jawa Barat

c)  Juara 2 dan juara Favorit Modeling tingkat Jabodetabek

d)Juara 4 Cerdas cermah Rohis se Jabodetabek a/n  Ilyas,

Hafizh Adzikri dan Alphin

 

e)  Juara 1 Padus Goes To Scholl Radar Bogor dan Honda

 

 

 

Kegiatan Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Cibinong

 

          Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan rutin sekolah dalam setiap tahun pelajaran. Kegiatan ekstra kurikuler ini terlahir sebagai respon terhadap perkembangan dan perubahan  dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kegiatan ini memberikan dasar – dasar pengetahuan, ketrampilan, keahlian, serta pengalaman belajar yang akan membangun integritas sosial serta mewujudkan karakter pembelajaran yang sejalan dengan prinsip belajar seumur hidup dan pengalaman belajar sepanjang hayat (learning to life) yang mengacu pada empat pilar pendidikan universal,  yaitu belajar mengetahui (learning to know), belajar melakukan (learning to do), belajar menjadi diri sendiri (learning to be), dan belajar hidup dalam kebersamaan (learning to live together).

 

         Kegiatan ekstrakurikuler sangat membantu siswa dalam menampung, menyalurkan, membimbing  bakat dan minatnya. Selain itu, dengan adanya kegiatan ekstra kurikuler, hal ini akan meningk

atkan skill / keahlian siswa dalam menghadapi persaingan hidup di era globalisasi ini. Selain itu, kegiatan ini akan meningkatkan prestasi sekolah baik akademik maupun non akademik.

 

          Adapun kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 1 Cibinong adalah se

bagai berikut :

 

  • Pramuka (Wajib)
  • PMR
  • KIR
  • Bahasa Jepang
  • Bahasa Jerman
  • Bahasa Mandari
  • Sepak Bola
  • Volley
  • Renang
  • Basket
  • Tae Kwo n Do
  • Penca silat
  • Karate
  • Fashion Modeling
  • KIR
  • Seni Lukis
  • Paduan Suara
  • Band
  • Dance
  • Tari Tradisional
  • Ro kris
  • Rohis
  • Komputer
  • Olimpiade Fisika
  • Olimpiade Matematika
  • Olimpiade Kimia
  • Olimpiade Biologi
  • Olimpiade Antropologi
  • Seni Tari
  • Catur

 

Kegiatan PMR

 

 

Palang Merah Remaja atau PMR

 

 adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia. Terdapat di tiap tingkatan PMI diseluruh Indonesia dengan anggota lebih dari 5 juta orang. Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

 

PMI mengeluarkan kebijakan pembinaan PMR:

 

  1. Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
  2. Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
  3. Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
  4. Remaja adalah kader relawan.
  5. Remaja calon pemimpin PMI masa depan.

 

Tujuan pembinaan dan pengembangan PMI masa depan:

 

  1. Penguatan kualitas remaja dan pembentukan karakter.
  2. Anggota PMR sebagai contoh dalam berperilaku hidup sehat bagi teman sebaya.
  3. Anggota PMR dapat memberikan motivasi bagi teman sebaya untuk berperilaku hidup sehat.
  4. Anggota PMR sebagai pendidik remaja sebaya.
  5. Anggota PMR adalah calon relawan masa depan.

 

 

Kegiatan Pramuka

 

 

Praja Muda Karana

 


Ambalan Niskala Wastu Kencana dan Dewi Sartika

PRAMUKA MEMBENTUK KARAKTER BANGSA

Hymne 

Satya Darma Pramuka

 

 

Kami, Pramuka Indonesia..
Manusia Pancasila..
Satya-ku, kudharmakan..
Dharma-ku, kubaktikan..
Agar jaya, Indonesia..
Indonesia, Tanah Airku..
Kami jadi pandumu..

 

Permendikbud RI Nomor 81A Tahun 2013

Kegiatanekstrakuriku-ler Pramuka wajib diikuti oleh setiap peserta didik mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

  • Peserta didik wajib dapat nilai memuaskan
  • Wajib ada pada  setiap semester.
  • Nilai berpengaruh terhadap kenaikan kelas

Nilai di bawah memuaskan dalam dua semester atau satu tahun memberikan sanksi bahwa peserta didik tersebut harus mengikuti program remedial atau perbaikan

 

RUANG LINGKUP MATERI KEPRAMUKAAN

1. Kegiatan Kepramukaan(45 menit):

§  a. Konsep Dasar Kepramukaan

§  1) Sejarah Kepramukaan

§  2) Pengertian dan Dasar Gerakan Pramuka

§  3) Jenis Kegiatan Kepramukaan

§  4) Tujuan Kegiatan Pramuka

§  5) Fungsi Kegiatan Pramuka

§  6) Peran dan Fungsi Mabigus

§  7) Syarat Kecakapan Pramuka

§  b. Jenis Kegiatan Pembentuk Karakter

§  c. Internalisasi Nilai Karakter

 

2 Strategi Implementasi Kegiatan (45 Menit)

a. Perencanaan Program

b. Pelaksanaan Program

c. Penilaian

 

3. Evaluasi Program Pramuka (90 menit)

a. Monitoring dan Evaluasi Program Ekstrakurikuler Pramuka

b. Pelaporan

 

c. Tindak Lanjut

 

PRAMUKA


Praja Muda Karana
Pemuda Pembangun Bangsa
Hampir setengah abad mendampingi
Mendampingi metafora bangsa ini

Pemuda yang trampil dan berguna
bagi semua
Bagai nyiur
Nyiur yang segar dan berdaun lebat
Penuh inspirasi dan kreatifitas
Tidak pernah goyah walau ombak menerpa
Nyiur...Pramuka...
Semua berguna
Berguna untuk semua

 

 Pramuka atau kita kenal dengan PRAJA MUDA KARANA yang artinya adalah  pemuda yang suka banyak berkarya.

 

Terdapat perbedaan antar istilah Pramuka, Kepramukaan dan Gerakan Pramuka.

 

  • Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya orang-orang berjiwa muda dan suka berkarya. Kata berjiwa muda disini merupakan ukuran semangat untuk maju.
  • Kepramukaan adalah nama kegiatan yang ada di dalam pramuka itu sendiri, kegiatan yang dimaksudkan disini adalah kegiatan yang menarik dan mengandung pendidikan. Ada banyak sekali kegiatan yang ada di Pramuka (Akan di bahas pada Postingan berikutnya)
  • Gerakan Pramuka adalah wadah atau organisasi tempat pramuka itu berkumpul dan menyelesaikan masalah secara bersama. tingkatan organisasi ini misalnya seperi Gerakan Pramuka Kwartir Daerah, Gugus depan dan lain sebagainya (lebih rinci akan khusus di bahas pada struktur organisasi Gerakan Pramuka) 

 

Untuk mempermudah dalam mengingat, Bedakan saja ketiga istilah tersebut secara singkat seperti di bawah ini

 

  • Pramuka mengacu kepada orang nya (peserta didik, pembina, andalan dalam hal ini)
  • Kepramukaan mengacu kepada nama kegiatan (seperti jambore dsb)
  • Gerakan Pramuka mengacu kepada organisasinya (seperti Gugus Depan, dsb)

 

 Dasa Dharma pramuka, pramuka itu :

 

·            1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.”

 ·         “2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.”

 ·         “3. Patriot yang sopan dan kesatria.”

 ·         “4. Patuh dan suka bermusyawarah.”

 ·         “5. Rela menolong dan tabah.”

 ·         “6. Rajin, trampil dan gembira.”

 ·         “7. Hemat, cermat dan bersahaja.”

 ·         “8. Disiplin, berani dan setia.”

 ·         “9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.”

 ·         “10. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.”

 

 

Kegiatan OSIS

Kegiatan Organisasi Intra Sekolah (OSIS)

 

 

PENGERTIAN, FUNGSI, TUJUAN dan STRUKTUR OSIS

 

Dalam upaya mengenal, memahami, dan mengelola Organisasi Siwa Intra Sekolah (OSIS) perlu kejelasan mengenai Pengertian, Fungsi, dan Tujuan serta Struktur OSIS.

 

Dengan mengetahui pengertian, fungsi dan tujuan serta struktur OSIS yang jelas, maka akan membantu para Pembina, pengurus, dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS ini sesuai dengan fungsi dan tujuannya.

 

I. Pengertian OSIS, meliputi :

 1. Secara Semantis :
Di dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1992 disebutkan bahwa organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS.
OSIS adalah Organisasi Intra Sekolah. Masing-masing kata mempunyai pengertian :

 a. Organisasi
Secara umum adalah kelompok kerjasama anatara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai satuan atau kelompok kerjasama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan
bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan

 b. Siswa, adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah

 c. Intra, berarti terletak di dalam dan di antara. Sehingga suatu organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan

 d. Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, yang dalam hal ini Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah atau Sekolah/Madrasah yang sederajat

 2. Secara Organisasi :
OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

 3. Secara Fungsional
Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan, khususnya dibidang pembinaan kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketiga jalur yang lain
yaitu : latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan Wiyatamandala.

 4. Secara Sistemik :
Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.

 Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu sistem, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan.
Oleh karena OSIS Sebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok, yaitu :

 a. Berorientasi pada tujuan

 b. Memiliki susunan kehidupan berkelompok

 c. Memiliki sejumlah peranan

 d. Terkoordinasi

 e. Berkelanjutan dalam waktu tertentu

 A. Fungsi :

 Salah satu ciri pokok suatu organisasi ialah memiliki berbagai macam fungsi. Demikian pula OSIS sebagai suatu organisasi memiliki pula beberapa fungsi dalam mencapai tujuan.

 Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan,fungsi OSIS adalah :

 1. Sebagai Wadah :
Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan.

 2. Sebagai Motivator :
Motivator adalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan dan semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan.

 3. Sebagai Preventif :
Apabila fungsi yang bersifat intelek dalam arti secara internal OSIS dapat menggerakkan sumber daya yang ada dan secara eksternal OSIS mampu beradaptasi dengan lingkungan, seperti menyelesaikan persoalan perilaku menyimpang siswa dan sebagainya. Dengan demikian secara prepentif OSIS ikut mengamankan sekolah dari segala ancaman dari luar maupun dari dalam sekolah. Fungsi preventif OSIS akan terwujud apabila fungsi OSIS sebagai pendorong lebih dahulu harus dapat diwujudkan

 A. Tujuan :
Setiap organisasi selalu memiliki tujuan yang ingin dicapai, begitu pula dengan OSIS ada beberapa tujuan yang ingin dicapai, antara lain :

 1. Meningkatkan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa

 2. Memahami, menghargai lingkungan hidup dan nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat

 3. Membangun landasan kepribadian yang kuat dan menghargai HAMdalam kontek kemajuan budaya bangsa

 4. Membangun, mengembangkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dalam era globalisasi

 5. Memperdalam sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan kerjasama secara mandiri, berpikir logis dan demokratis

 6. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menghargai karya artistik, budaya dan intelektual

 7. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani memantapkan kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara

 

A. Perangkat OSIS
Perangkat OSIS terdiri dari Pembina OSIS, perwakilan kelas, dan pengurus OSIS

 A. Pembina OSIS :
1. Pembina OSIS terdiri dari :

 a) Kepala Sekolah, sebagai Ketua

 b) Wakil Kepala Sekolah, sebagai Wakil Ketua

 c) Guru, sebagai anggota, sedikitnya 3 (tiga) orang dan bergantian setiap tahun pelajaran

 2. Rincian Tugas :
a) Bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sekolahnya;

 b) Memberikan nasihat kepada perwakilan kelas dan pengurus;

 c) Mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah;

 d) Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah;

 e) Mengarahkan penyusunan Anggaran Rumah Tangga dan program kerja OSIS

 f) Menghadiri rapat-rapat OSIS

 g) Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS

 B. Perwakilan Kelas :

 1. Terdiri atas 2 (dua) orang dari setiap kelas ;

 2. Rincian Tugas

 a) Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas ;

 b) Mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS;

 c) Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat kelas ;

 d) Memilih pengurus OSIS dari daftar calon yang telah disiapkan ;

 e) Menilai laporan pertanggung jawaban pengurus OSIS pada akhir tahun jabatannya;

 f) Mempertanggung jawabkan segala tugas kepada Kepala Sekolah selaku Ketua Pembina ;

 g) Bersama- sama pengurus menyusun Anggaran Rumah Tangga.

 C. Pengurus OSIS :

 1. Syarat Pengurus OSIS

 a) Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa

 b) Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan teman

 c) Memiliki bakat sebagai pemimpin

 d) Tidak terlibat penggunaan Narkoba

 e) Memiliki kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai

 f) Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga pelajarannya tidak
terganggu karena menjadi pengurus OSIS

 g) Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas

 h) Tidak duduk dikelas terakhir, karena akan menghadapi ujian akhir

 i) Syarat lain disesuaikan dengan ketentua sekolah.

 2. Kewajiban Pengurus :
a) Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan Anggran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS

 b) Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan, dan martabat sekolahnya

 c) Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat kolektif

 d) Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada Pembina OSIS dan tembusannya kepada Perwakilan Kelas
pada akhir masa jabatannya

 e) Selalu berkonsultasi dengan Pembina

 D. Struktur dan Rincian Tugas Pengurus :

 1) Ketua :

 a) Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana

 b) Mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan

 c) Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan oleh aparat kepengurusan

 d) Memimpin rapat

 e) Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat

 f) Setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat kepengurusan

 2) Wakil Ketua :

 a) Bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan

 b) Memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan

 c) Menggantikan ketua jika berhalangan

 d) Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya

 e) Bertanggung jawab kepada ketua

 f) Wakil ketua bersama dengan wakil sekretaris mengkoordinasikan seksi-seksi

 3) Sekretaris :

 a) Memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan

 b) Mendampingi ketua dalam memimpin setiap rapat

 c) Menyiarkan, mendistribusikan dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan

 d) Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan evaluasi kegiatan

 e) Bersama ketua menandatangani setiap surat

 f) Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi

 g) Bertindak sebagai notulis dalam rapat, atau diserahkan kepada wakil sekretaris

 4) Wakil Sekretaris :

 a) Aktif membantu pelaksanaan tugas sekretaris

 b) Menggantikan sekretaris jika sekretaris berhalangan

 c) Wakil sekretaris membantu wakil ketua mengkoordinir seksi-seksi

 5) Bendahara dan Wakil Bendahara :

 a) Bertanggung jawab dan mengetahui segala pemasukan pengeluaran uang/biaya yang diperlukan

 b) Membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan pengeluaran uang untuk pertanggung jawaban

 c) Bertanggung jawab atas inventaris dan perbendaharaan

 d) Menyampaikan laporan keuangan secara berkala

 6) Ketua Seksi :

 a) Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan seksi yang menjadi tanggung jawabnya

 b) Melaksanakan kegiatan seksi yang diprogramkan

 c) Memimpin rapat seksi

 d) Menetapkan kebijaksanaan seksi dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat

 e) Menyampaikan laporan, pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan seksi kepada Ketua melalui Koordinator

 

OSIS SMAN 1 CIBINONG